Pengembangan Pasar Industri Manufaktur di Indonesia

Kepala badan koordinasi penanaman modal atau yang biasa kita sebut sebagai BKPM telah memberikan tawaran untuk investasi di sektor industri manufaktur yang mana dalam pengembangan ini ada 100 pengusaha asal Korea Selatan.

Dalam kedatangannya Thomas (Kepala BKPM) mengatakan bahwa industry manufaktur adalah yang paling diharapkan untuk bisa menopang pencapaian realisasi pada investasi tahun ini.

Tentu saja disesuaikan pula dengan arahan dari Menko Perekonomian yaitu upaya-upayanya menarik investasi daripada industry manufaktur. Yang tergolong padat karya di industry manufaktur tentu akan tetap diteruskan.

Pengembangan Pasar Industri Manufaktur di Indonesia

Berdasarkan dari data BKPM sendiri sektor manufaktur setidaknya telah memberikan kontribusi sebesar 60,5 persen atau jika dirupiahkan sebesar Rp. 180,26 dari semua total investas yang ada pada periode bulan Januari hingga bulan Juni 2016. Tentu saja angka tersebut akan terus mengalami peningkatan seiring berjalannya waktu. Dengan periode yang sama di tahun lalu ada peningkatan sebesar 59,8 persen atau senilai Rp. 112.8 trilliun. Thomas juga mengatakan bahwa menawarkan sektor investasi yang menarik tentu akan dapat memegang prinsip keadilan.

Prinsip keadilan atau fairness merupakan sebuah aspek yang fundamental dari sebuah usaha. Inilah yang ingin ditawarkan kepada investor dari Korea Selatan, yaitu keadilan berusaha di Indonesia. Pada periode Januari hingga Juli 2016 nilai investasi negeri asal Korea Selatan juga telah mencapai angka 471,58 juta dollar AS.

Semua itu didapat dari jumlah proyek yang telah mencapai angka 1.504. Thomas telah mengatakan pula bahwa BKPM akan selalu menjaga dan berupaya untuk dapat memberi peningkatan investasi Korea Selatan. Apalagi Negara tersebut telah menduduki peringkat ke-8 sebagai investasi asing di indonesia.

Tentu kedepannya akan banyak sekali yang akan semakin diawasi oleh BKPM dan akan selalu mendapatkan pengembangan di beberapa sektor industry.

Jangan pernah menganggap remeh perkembangan industry di Indonesia karena semakin banyaknya Negara yang ikut berinvestasi di dalamnya juga ikut meramaikan keaktifan pasar Industri di Indonesia yang tentunya akan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas pula dibandingkan sebelum-sebelumnya.