Tips Untuk Menyembuhkan Bayi Yang Cegukan

Bayi saya 1 bulan mengalami cegukan hampir setiap hari, terkadang juga dua atau tiga kali selama sehari. Apa yang mengakibatkan bayi cegukan, serta bagaimana saya dapat menghindari dan mengatasi agar bayi saya tidak cegukan terus menerus?

Bayi cegukan terjadi karena masalah dari system pencernaan yang bisa berlangsung pada semua usia, bisa juga terjadi pada bayi didalam kandungan. Cegukan sesungguhnya kontraksi kuat atau kejang diafragma atau otot yang naik serta turun saat Anda mengambil napas dalam-dalam.

Tips Untuk Menyembuhkan Bayi Yang Cegukan

Cegukan bayi yang terjadi hanya sesaat tidak menyakitkan, serta umumnya tak ada tanda dari persoalan medis yang serius, tetapi terkadang cegukan pada bayi bisa mengganggu serta mengagetkan. Silahkan menggunakan sedikit tips berikut ini untuk mengatasi dan menghindari bayi Anda dari cegukan:

1. Sebenarnya Kondisi apa yang menyebabkan cegukan pada bayi?

Apakah mereka berlangsung sepanjang atau sesudah menyusui atau makan makanan tertentu? Bayi cegukan berkenaan dengan makanan cukup umum dan sering terjadu, di sebabkan karena otot diafragma terdapat pada jalinan dekat dengan perut. Bila Anda lihat ada hubungannya antara makan dengan cegukan, coba hindari makanan yang kemungkinan menyebabkan cegukan pada bayi Anda.

2. Makan atau menyusui terlalu cepat adalah pemicu umum cegukan.

Bila perut distensi terlampau cepat atau jadi terlalu penuh, hal semacam ini bisa menyebabkan otot diafragma terjadi kejang. Saat menyusui, coba memperlambat waktu menyusui, biasakan berhenti sejenak agar bayi anda bersendawa waktu bayi Anda berpindah dari satu payudara ke payudara yang lain. Atau, bila Anda menggunakan susu di botol, cobalah membagi menjadi 2 kali yang biasanya satu botol sekaligus.

3. Kurangi menelan hawa atau angin.

Tak hanya meneguk susu terlalu banyak yang terlampau cepat, bayi muda umumnya menelan terlalu banyak hawa sepanjang menyusui, juga meregangkan perut.

Coba siaga dan waspada sepanjang Anda menyusui :

Saat minum ASI, yakinkan bahwa bibir bayi terbuka lebar serta menempel rekat di seputar areola Anda, tidak cuma puting.

Dengarkan bayi Anda : Anda bakal mendengar bayi anda banyak meneguk serta menelan angin/hawa bila bayi menyusui terlampau cepat.

Bila bayi anda menggunakan susu botol, miringkan botol kurang lebih 45 derajat hingga hawa atau angin naik ke sisi bawah botol.

Coba menggunakan botol dengan sisipan tas dilipat, ini dirancang untuk meminimalkan menelan hawa.

Paling terakhir, yakinkan bayi untuk duduk tegak di pangkuan Anda. Biarlah bayi anda duduk sepanjang sekurang-kurangnya dua puluh menit sesudah makan atau menyusui dengan tujuan hawa dalam perut naik pada posisi di atas perut, yang tentunya akan mengurangi desakan pada diafragma serta sangat mungkin akan bersendawa.

Mungkinkah refluks?

Cegukan Persistent juga bisa mengisyaratkan kemungkinan bayi Anda mempunyai gastroesophageal reflux (GER), keadaan umum serta umumnya akan terjadi sesaat dimana bayi memuntahkan sebagian isi lambung ke kerongkongan, menyebabkan rasa sakit serta kerap cegukan. Bila Anda menduga bayi Anda mengalami refluks, berkonsultasi dengan dokter Anda akan menjadi solusi yang lebih baik.

Untuk sebagian besar, cegukan bayi Anda biasanya bakal mengalami penurunan dalam frekuensi serta tingkat keparahan pada saat bayi Anda berkembang normal dan mempunyai sistem percernaan yang lebih baik dan lebih matang.

Semoga sedikit tips mengenai bayi cegukan di atas bisa membantu Anda lebih baik dalam mengatasi masalah.